Selasa, 05 April 2016

al-Hikamul Luthfiah 23

Antara Cinta dan Benci
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
“Antara cinta dan benci semua memertontonkan hati dan jiwa sendiri.”
قال الشيخ لفاف خن:
"بَيْنَ الْحُبِّ وَالْبُغْضِ كِلَاهُمَا يَظْهُرَانِ الْقَلْبَ وَنَفْسَ الْمَرْءِ."
Jangan Merasa Paling Benar!
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
“Saling menghina rugi di sisi Alloh. Stop merasa paling benar. Stop merasa dekat dengan Alloh lalu merendahkan orang lain. Sadarlah wahai mukmin tugas kita adalah mengurus diri dan keluarga supaya tetap mengabdi kepada Alloh dan tidak syirik atasNYA.”
قال الشيخ لفاف خن:
"خَسَرَ عِنْدَ اللهِ الَّذِيْنَ يَتَذَلَّلُوْنَ. قِفْ عَلَى شُعُوْرِ الْأَصَحِّ. وَقِفْ عَلَى شُعُوْرِ الْقَرِيْبِ مِنَ اللهِ ثُمَّ يَذُلُّ الْأَخَرَ. حِسُّوْا يَا مَعَاشِرَ الْمُؤْمِنِيْنَ أَنَّ وَظِيْفَتُنَا نَتَعَهَّدُ عَلَى نَفْسِنَا وَعَلَى أَهْلِنَا لِنَعْبُدَ إِلَى اللهِ وَلَا نُشْرِكَ بِهِ."
Tidak Ada Orang Merasa Paling Benar.
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
“Di jaman akhir selain Rosululloh saw. tidak ada orang yang merasa paling benar. Orang yang merasa paling benar. Ia sudah menyejajarkan dirinya sama dengan Alloh. Di dalam hati yang sombong tidak ada kebaikan. Berterima kasih kepada Alloh apabila hidup dikaruniai kesempatan untuk selalu memerbaiki diri. Ingat, Alloh memiliki pola pembelajaran yang tepat.”
قال الشيخ لفاف خن:
"فِي زَمَانِ الْأَخِرِ لَا مِنْ أَحَدٍ يَشْعرُ الْأَصَحَّ سِوَى رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم. وَمَنْ يَشْعُرُهُ فَقَدْ وَازَى نَفْسَهُ بِاللهِ. وَلَمْ يَكُنِ الْخَيْرُ فِي قَلْبِ الْمُتَكَبِّرِ. وَاشْكُرُ اللهَ إِذَا رُزِقْتَ الْفُرْصَةَ لِمَصَالِحِ النَّفْسِ بِدَوَامٍ. أَلَا لَهُ كَيْفِيَّةُ التَّدْرِيْسِ الصَّالِحِ."
Lakukan Pembelajaran Sifat
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
“Hidup di dunia hakikatnya adalah secara terus-menerus melakukan pembelajaran sifat terhadap segala sesuatu yang ada di alam semesta ini. Sehingga hidup manusia secara berkelanjutan terus menyambung kepada Alloh. Siapa yang tidak mau mengAJAR dirinya untuk hobbi belajar menyambung kepada Alloh. Ia tidak disambung oleh Alloh. Ingat penyesalan setelah ditimpa maut tidak ada gunanya.”
قال الشيخ لفاف خن:
"حَقِيْقَةُ الْحَيَاةِ فِي الدُّنْيَا أَنْ يَفْعَلَ تَدْرِيْسَ الصِّفَةِ بِدَوَامٍ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ فِي الْعَالَمِيْنَ. حَتَّى يَصِلَ إِلَى اللهِ عَلَى الدَّوَامِ. وَ مَنْ لَمْ يُرِدْ أَنْ يُعَلِّمَ نَفْسَهُ لِيُحِبَّ التَّعْلِيْمَ عَلَى الْوَاصِلِ إِلَى اللهِ فَلَا يُصَلُهُ اللهُ. أَلَا إِنَّ النَّدَمَ بَعْدَ الْمَوْتِ لَا مَعْنَى لَهُ."
Menghijab dengan yang Disukai
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
“Manusia dikatakan rugi apabila ia terus-menerus menghijab dirinya dengan sesuatu yang ia sangat sukai. Tidak terasa ia semakin jauh dari sesuatu yang selalu mengingatkan dirinya hanya kepada Alloh.”
قال الشيخ لفاف خن:
"يُقَالُ الْخُسْرُ لِمَنْ يُحْجِبُ نَفْسَهُ عَلَى الدَّوَامِ بِمَا يُحِبُّهُ. وَلَا يَظُنُّ أَنَّهُ يُبْعِدُ مِمَّا يُذَكِّرُهُ اللهَ إِيَّاهُ."
Perlombaan dalam Kebaikan
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
“Apapun yang kita lakukan dalam kehidupan ini adalah perlombaan dalam kebaikan, bukan perlombaan tentang keunggulan satu sama lain.”
قال الشيخ لفاف خن:
"أَيُّ مَا نَفْعَلُ فِي الْحَيَاةِ مُسَابَقُةٌ عَلَى الْخَيْرِ وَلَا مُسَابَقَةٌ عَنْ تَفَوُّقِ الْوَاحِدِ عَلَى الْأَخَرِ."
Orang Lalai
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
“Orang yang tidur tidak akan tahu kalau dirinya sedang bermimpi kecuali setelah bangun. Begitu juga orang yang lalai akan akhirot tidak akan tahu kalau dirinya sedang menyia-nyiakan amal akhirot kecuali setelah datangnya kematian. Ya Alloh jangan jadikan kami orang-orang lalai.”
قال الشيخ لفاف خن:
"النَّائِمُ لَنْ يَعْرِفَ أَنَّهُ يَرَى فِي الْمَنَامِ إِلَّا بَعْدَ الْإِسْتَيْقَاظِ. وَكَذَالِكَ الغَافِلِ عَنِ الْأَخِرَةِ لَنْ يَعْرِفَ أَنَّهُ يُضَيِّقُ عَمَلَ الْأخِرَةِ إِلَّا بَعْدَ الْمَوْتِ. اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْنَا مِنَ الْغَافِلِيْنَ."
Bersifat Sombong
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
“Apabila engkau merasa lebih baik dari seseorang, maka detik itu juga engkau lebih hina darinya, karena hatimu berisi sifat sombong.”
قال الشيخ لفاف خن:
"إِذَا رَأَيْتَ فِي نَفْسِكَ أَنَّكَ خَيْرٌ مِنْ أَحَدٍ فَاعْلَمْ أَنَّكَ الْأنَ شَرَّ مِنهُ لِأَنَّكَ مُتَكَبِّرٌ."
Mendahulukan Andap-asor lan Welas-asih
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
Menjadi berbeda jika mendahulukan andap-asor lan welas-asih. Semoga kita mau belajar dari sesuatu kita sukai atau sesuatu yang tidak kita sukai.”
قال الشيخ لفاف خن:
"يَصِيْرُ خِلَافًا أَنْ يُقَدِّمَ التَّوَضُّعَ وَالرَّحْمَةَ. وَلَعَلَّنَا نُرِيْدُ التَّدْرِيْسَ مِمَّا نُحِبُّ أَوْ مِمَّا نَكْرَهُ."
Lepas Terima
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
“Siapa yang di pagi hari sudah bersyukur kepada Alloh. Berarti ia sudah melepaskan energi kebaikan. Tinggal menunggu kiriman kebaikan yang sudah dilepas itu. Itu adalah realitas yang niscaya karena sejalan dengan sunnatulloh "lepas terima.”
قال الشيخ لفاف خن:
"مَنْ أَصْبَحَ وَشَكَرَ إِلَى اللهِ فَقَدْ خَرَّجَ نَشَاطَ الْخَيْرِ ثُمَّ لْيَنْتَظِرْ جَزَاءَ الْخَيْرِ الَّذِي خَرَّجَهُ. وَذَالِكَ الْحَقِيْقَةُ طَبْعًا لِأَنَّهُ يُوَافِقُ بِسُنَّةِ اللهِ "مُخْرِجٌ مَقْبُوْلٌ."
Ragu Datangnya dari Setan
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
“Siapa yang menambahkan yakin terhadap segenap janji Alloh pada dirinya. Niscaya lenyap keraguan hati yang melanda jiwanya. Ragu-ragu datang dari setan sedangkan yakin datang dari Alloh. Apabila datang keragu-raguan cepatlah berlindung kepada Alloh; mutlak. Hiasi hati seraya selalu wirid: "Allohu Allohu Robbî lâ usyriku bihi syai'â."
قال الشيخ لفاف خن:
"مَنْ زَادَ الْيَقِيْنَ عَلَى كُلِّ وَعْدِ اللهِ عَلَيْهِ فَيَذْهَبُ شَكَّ الْقَلْبِ فِي نَفْسِهِ. الشَّكُّ مِنَ الشَّيْطَانِ, وَالْيَقِيْنُ مِنَ اللهِ. وَإِذَا جَاءَ الشَّكُّ فَلْيَسْرَعْ أَنْ يَعُوْدَ بِاللهِ مُطْلَقًا. وَزَيِّنِ الْقَلْبَ مَعَ الْوِرِيْدِ: اللهُ اللهُ رَبِّي لَا أُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا."

Senin, 04 April 2016

al-Hikamul Luthfiah 22

Memberi Sebagai Wujud Syukur
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Setiap perbuatan memberi sebagai perwujudan syukur niscaya selalu melahirkan keberlimpahan untuknya. Apa-apa yang diterima seseorang setara dengan apa-apa yang sudah ia keluarkan. Semakin banyak yang dikeluarkan guna menyukuri yang didapatkan dariNYA. Maka, semakin besar pula yang diterima dari setiap kembalian dari yang sudah ia keluarkan."
قال الشيخ لفاف خن:
"كُلُّ أَفْعَالِ الْإِعْطَاءِ وُجُوْدُ الشُّكْرِ لِيَلِدَ الْفَيَاضَ لِمَنْ يَعْمَلُهُ. وَكثُلُّ مَا يَقْبَلُهُ يُوَفِّقُ بِمَا يَخْرُجُهُ. كُلَّمَا أَكْثَرُ مَا يَخْرُجُهُ لِيَشْكُرَ مَا يَنَالُهُ مِنَ اللهِ, فَأَكْبَرُ مَا يَقْبَلُ مِنْ كُلِّ جَزَاءٍ مِمَّا يَخْرُجُهُ."
Mendapat Apa yang Diberikan
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Setiap orang akan selalu mendapatkan apa yang sudah ia berikan."
قال الشيخ لفاف خن:
"كُلُّ مَنْ يَنَالُ بِمَا يُطِيْعُ."
Memanen Apa yang Ditanam
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Setiap orang akan memanen dari apa yang ditanam."
قال الشيخ لفاف خن:
"كُلُّ مَنْ يَحْصِدُ مِمَّا يَزْرَعُ."
Yang Pergi akan Kembali
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Apa yang pergi akan kembali."
قال الشيخ لفاف خن:
"مَا يَذْهَبُ يَرْجِعُ."
Sejatinya Hidup
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Hidup sejati adalah hidup yang memiliki banyak pengalaman dan memiliki kemampuan softskill."
قال الشيخ لفاف خن:
"حَقِيْقَةُ الْحَيَاةِ هِيَ حَيَاةٌ تَمْلِكُ كَثِيْرَ التَّجْرِبَةِ وَتَمْلِكُ إِسْتِطَاعَةَ الْمَوْهِبَةِ."
Takdir Alloh Disertai SunnahNYA
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Kesejatian hidup ini adalah pengalaman-pengalaman dan softskill. Ini yang mengubah dari biasa menjadi energi luar biasa. Takdir Alloh selalu disertai sunnatulloh. Itulah sebabnya, Rosululloh saw. sangat mewajibkan menuntut ilmu."
قال الشيخ لفاف خن:
"حَقِيْقَةُ هَذِهِ الْحَيَاةِ هِيَ تَجْرِبَةٌ وَمَوْهِبَةٌ. وَهَذِهِ الَّتِي تَتَغَيَّرُ مِنَ الْمُعْتَادِ إِلَى نَشَاطِ الْخَارِقِ لِلْعَادَةِ. وَتَقْدِيْرُ اللهِ مَعَ سُنَّتِهِ. وَلِذَالِكَ, يَجِبُ رَسُوْلُ اللهِ صلى الله عليه وسلم لِيَطْلِبَ الْعِلْمَ."
Penyebab Sulit Berpikir dan Bertindak Positif
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Seseorang sangat sulit berpikir positif dan bertindak positif, apabila rizeki yang menjadi ma`isyah sehari-hari syub-hat dan harom."
قال الشيخ لفاف خن:
"أَصْعَبُ لِمَنْ أَنْ يَفْكُرَ الْخَيْرَ وَيَفْعَلَهُ إِذَا كَانَ رِزْقُهُ فِي مَعِيْشَتةِ أَيَّامِهِ شُبْهَةً وَحَرَامًا."
Kemiripan Menarik Kemiripan
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Kemiripan menarik kemiripan. Melalui cara bersyukur kepada Alloh, pikiran dan kecerdasan rasa seseorang berubah menjadi energi yang mampu menarik dari setiap apa yang dipikirkan dan dirasakan ke dalam hidupnya. Mulai sekarang biasakan berpikir positif dan bertindak positif."
قال الشيخ لفاف خن:
"الْمُشَابَةُ تَجُرُّ الْمُشَابَةَ. وَبِالشُّكْرِ إِلَى اللهِ فِكْرُ مَنْ وَذَكِيُّ شُعُوْرِهِ تَغَيَّرَ نَشَاطًا الَّذِي يَجُرُّ مِمَّا يَفْكُرُ وَيَشْعُرُ فِي حَيَاتِهِ. وَالْأنَ عَوِّدْ فِكْرَ الْخَيْرِ وَعَمَلَهُ."
Bersyukurlah!
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Siapa yang menghendaki hidup berlimpah-ruah, bersyukurlah selalu."
قال الشيخ لفاف خن:
"مَنْ شَاءَ حَيَاةً فَيَاضًا, فَلْيَشْكُرْ بِدَوَامٍ."
Antara yang Syukur dan yang Kufur
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Siapa yang bersyukur niscaya ditambah-tambah sebab syukurnya itu. Karena syukurnya hidup menjadi berlimpah-ruah. Siapa yang mengufuri nikmat niscaya nikmat itu pasti hilang dari dirinya. Jangan pernah menghitung-hitung nikmat Alloh yang sudah diberikan. Namun, syukuri terus nikmat itu selama hayat masih dikandung badan."
قال الشيخ لفاف خن:
"مَنْ يَشْكُرُ فَيُزَادُ لِشُكْرِهِ. وَلَهُ تَصِيْرُ الْحَيَاةُ فَيَاضًا. وَمَنْ يَكْفُرُ النِّعْمَةَ فَتَذْهَبْ مِنْهُ. فَلَا تَحْسِبْ نِعْمَةَ اللهِ الَّتِي تُرْزِقُ لَكَ. وَلَكِنِ اشْكُرْهَا بِدَوَامٍ إِنْ كَانَ الرُّوْحُ يُحْمَلُ فِيْ الْبَدَانِ."
Memercayai untuk Menarik
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Siapa yang memercayai sesuatu ia telah mengeluarkan energi yang dapat menarik sesuatu itu. Apabila ia memercayai Alloh berarti ia telah melepas energi yang dapat menarik Alloh ke dalam hati, pikiran, dan jiwa. Apabila sudah dikaruniai mau-mampu-cerdas menghadirkan Alloh ke dalam hati, pikiran, dan jiwa. Sungguh ia dikaruniai sebenar-benar energi yang sangat besar."
قال الشيخ لفاف خن:
"مَنْ أَمَنَ شَيْئًا فَخَرَّجَ النَّشَاطَ الَّذِي يَجُرُّهُ. وَإِذَا أمَنَ اللهَ فَخَرَّجَ النَّشَاطَ الَّذِي يَجُرُّ اللهَ إِلَى الْقَلْبِ وَالْفِكْرِ وَالنَّفْسِ. فَإِذَا رُزِقَ الْإِرَادَةَ وَالْإِسْتِطَاعَةَ وَالذَّكِيَّةَ لِيَحْضُرَ اللهَ فِي الْقَلْبِ وَالْفِكْرِ وَالنَّفْسِ فَقَدْ رُزِقَ حَقَّ النَّشَاطِ الْكَبِيْرِ."
Alloh Itu Ada!
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Alloh itu ada! Siapa yang tidak memercayai maka ia tidak dapat menemui."
قال الشيخ لفاف خن:
"إِنَّ اللهَ مَوْجُوْدٌ! فَمَنْ لَمْ يُؤْمِنْ فَلَنْ يَلْقَأَهُ."
Ajaib adalah Niscaya
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Ajaib adalah niscaya. Siapa yang tidak memercayai, niscaya ia tidak menemukan keajaiban itu."
قال الشيخ لفاف خن:
"الْعَجَائِبُ طَبْعٌ. فَمَنْ لَمْ يُؤْمِنْ فَلَنْ يَنَالَهُ."


Minggu, 03 April 2016

Do'a-Do'a Kita-2

Meminta Bantuan dalam Ketho’atan
يَارَبِّ لِغَيْرِكَ لَا تَكِلْنَا, وَمِنْ شَرِّ خَلْقِكَ سَلِّمْنَا, وَعَلَى طَاعَتِكَ أَعِنَّا.
Ya Tuhanku, terhadap selainMU jangalah Engkau wakilkan kami. Dari kejahatan makhlukMU, selamatkan kami. Dan terhadap ketho’atan kepadaMU,bantulah kami.
Do’a Pada Hari Jum’at
اللَّهُمَّ لَا تَدَعْ لَنَا فِي يَوْمِ الْجُمْعَةِ ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ وَلَا مَرِيْضًا إِلَّا شَفَيْتَهُ وَلَا مَيِّتًا إِلَّا رَحِمْتَهُ وَلَا دُعَاءً إِلَّا اسْتَجَبْتَهُ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ.
Ya Alloh, janganlah Engkau datangkan kepada kami pada hari jum’at suatu dosa kecuali Engkau mengampuninya, tidak pula penyakit kecuali Engkau menyembuhkannya, tidak pula kematian kecuali Engkau merohmatinya, dan tidak pula do’a kecuali Engkau mengijabahinya. Ya Alloh, limpahkanlah rohmat ta’dhim dan keselamatan atas Nabi kami Muhammad.
Bersaksi Kepada Alloh
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ أَشْهَدُ أَنَّ اللهَ هُوَ الْوَاحِدُ الأَحَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ. وَهُوَ الْخَالِقُ وَالرَّزَّاقُ الَّذِي نَعْبُدُهُ وَلَا نَعْبُدُ سِوَاهُ.
Tiada sesembahan yang layak disembah kecuali Alloh, aku bersaksi bahwa Alloh, DIA yang Maha-tunggal lagi Maha-esa, yang tidak beranak tidak pula diperanakkan, dan tidak ada tandingan bagiNYA seorangpun. Dan DIA-lah yang Mahamenyipta lagi Mahapemberi rizeki. Dzat yang kami menyembah padaNYA dan tidak menyembah selainNYA.
Do’a Meminta Hujan
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ إِنَّكَ غَفَّارًا فَأَرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْنَا مِدْرَارًا. اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُبِكَ مِنَ الذُنُوْبِ الَّتِي تَمْنَعُ غَيْثَ السَّمَاءِ وَ نَعُوْذُبِكَ مِنَ الذُنُوْبِ الَّتِي تُذِلُّ الْأَعِزَّ وَتُذَلِّلُ الْأَعْدَاءَ. اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعَوَاتِ وَقَاضِيَ الْحَاجَاتِ.
Ya Alloh, sesungguhnya kami meminta kepadaMU, sungguh Engkau Mahapengampun, maka turunkanlah hujan yang lebat dari langit untuk kami. Ya Alloh, sesungguhnya kami berlindung kepadaMU dari dosa yang menahan hujan, dan kami berlindung kepadaMU dari dosa-dosa yang menghinakan kemuliaan dan  meremehkan musuh-musuh. Ya Alloh, ampunilah kaum muslimin-muslimat dan kaum mukminin-mukminat, yang hidup maupun yang mati. Sesungguhnya Engkau yang Mahamendengar, Mahadekat dan Mahamengijabahi seruan dan yang memenuhi kebutuhan.
Memohon Berkah al-Qur`an
اللَّهُمَّ ارْزُقْنَا حُبَّ الْقُرْأَنِ وَفَضْلَ الْقُرْأَنِ وَبَرَكَةَ الْقُرْأنِ وَنُوْرَ الْقُرْأَنِ وَسَكِيْنَةَ الْقُرْأَنِ وَشِفَاءَ الْقُرْأَنِ وَرَحْمَةَ الْقُرْأَنِ وَهِدَايَةَ الْقُرْأَنِ.
Ya Alloh, berikanlah kami rizeki berupa cinta al-qur`an, fadlilah al-qur`an, berkah al-qur`an, cahaya al-qur`an, ketenangan al-qur`an, kesembuhan al-qur`an, rohmat al-qur`an, dan petunjuk al-qur`an.
Berlindung Dari Siksa Alloh
اللَّهُمَّ قِنِيْ عَذَابَكَ يَوْمَ تَبْعَثُ عِبَادَكَ.
Ya Alloh, hindarkanlah aku dari siksaMU pada hari dimana Engkau membangkitkan hamba-hambaMU.
Memohon Kebaikan Ketika Bertemu Alloh
اللَّهُمََّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمُرِيْ أَخِرَهُ, وَخَيْرَ عَمَلِيْ خَوَاتِمَهُ, وَاجْعَلْ خَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ أَلْقَاكَ.

Ya Alloh, jadikanlah umurku yang terbaik sebagai akhirnya, dan amalku yang terbaik sebagai akhirnya, dan jadikanlah hari terbaikku sebagai hari pertemuanku denganMU.

al-Hikamul Luthfiah 21

Dua dalam Satu Cinta
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
“Aku cinta kepadaMU dengan dua cinta. Cinta kasmaran dan cinta karena memang Engkau layak dicintai. Cinta kasmaran adalah kondisiku yang tidak dapat mengingat selain Engkau. Di sisi lain, karena Engkau menyingkap satir hingga aku Engkau ijinkan dapat mencintaiMU. Boleh jadi cintaku tidak berarti untukMU. Namun, untukku cintaMU adalah segalanya.”
قال الشيخ لفاف خن:
"أُحِبُّكَ بِالْمَحَبَّتَيْنِ. مَحَبَّةِ الْأُغْرَمِ وَمَحَبَّةٍ لِإَنَّكَ لَائِقُ الْمَحْبُوْبِ. وَمَحَبَّةُ الْأُغْرَمِ هِيَ أَنْ أَكُوْنَ لَا أُرْبَطُ إِلَّا إِلَيْكَ. وَفِي وَجْهِ الْأَخَرِ, لِأَنَّكَ تَكْشِفُ السَّتْرَ حَتَّى تُؤْذَنَنِيْ لِأُحِبَّكَ. وَلَوْ كَانَتْ مَحَبَّتِي لَا مَعْنَى لَكَ, وَلَكِنَّ لِي مَحَبَّتُكَ فَوْقَ كُلِّ شَيْءٍ."
Kabéh Wis Onok Ukurané Déwé-Déwé
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Ojok digawé abot. Ugo ojok digawé énténg. Kabéh wis onok ukurané déwé-déwé. Manuto marang garis kang wis dén tètèpké déning Gusti Alloh."
قال الشيخ لفاف خن:
"لَا تَجْعَلْ ثِقَلًا, وَلَاتَجْعَلْ  مُخَفَّفًا. كُلُّ شَيْءٍ قَدْ كَانَ قَدْرُهُ. وَاتَّبِعْ لِخَطٍّ الَّذِي قُدِرَ لِلَّهِ."
Hanya Alloh yang Tahu
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
Tidak seorang manusia pun di dunia ini yang mengetahui iman sesama mukmin. Yang tahu hanya Alloh. Karenanya jangan menebar kebencian terhadap sesama bani Adam. Sebaliknya, marilah saling tolong-menolong agar kita dikaruniai iman yang terus-menerus meningkat di sisi Alloh swt. Mari kita bulatkan tekad untuk tidak membenci dan menganiaya makhluk lain. Mari terus-menerus memohon dan menyeru kepadaNYA supaya dikaruniai: at-tuqo ila-lloh, al-ghina bi qodarillah, al-khofiyya min a'malis solihat, dan tholabul 'ilmi bil istiqomah."
قال الشيخ لفاف خن:
"لَا مِنْ وَاحِدٍ فِي الدُّنْيَا الَّذِي يَعْرِفُ الْإِيْمَانَ لِمُؤْمِنِ الْأَخَرِ. وَالَّذِي يَعْرِفُهُ اللهُ فَقَطْ. وِلِذَالِكَ لَا تُذَرِّ الْبُغْضَ لِبَنِي أدَمَ. بَلْ تَعَاوَنُوْا لَعَلَّنَا نُرْزَقُ الْإِيْمَانَ الَّذِي يَرْتَفِعُ عِنْدَ اللهِ تَعَالَى بِالْمُدَاوَمَةِ. فَحَيَّنَا لِنُثَبِّتَ الْإِعْتِقَادَ بِأَنْ لَانَبْغَضَ وَنُظْلِمَ الْأَخَرَ. وَحَيَّنَا لِنُدَوِّمَ الرَّجَاءَ وَالدُّعَاءَ إِلَيْهِ لِنُرْزِقَ التُّقَى إِلَى اللهِ وَالْغِنَى بِقَدَرِ اللهِ وَالْخَفِيَّ مِنْ أَعْمَالٍ صَالِحَاتٍ وَطَالِبَ الْعِلْمِ بِالْإِسْتِقَامَةِ."
Serahkan Diri Hanya Kepada Alloh
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
Serahkan diri hanya kepada Alloh seraya yakin terhadap keserba-baikan Alloh. Sebab, yang menyelamatkan seseorang, ia husnul khotimah atau su'ul khotimah, apakah orang itu husnudhon billah atau su'udhon ila-lloh. Mulai detik ini segera lenyapkan: riya', ujub, kibr, dan thoma'. Ketahuilah, akhlak Islam tidak dapat disemai ke dalam hati orang yang memiliki satu dari empat hal tersebut meskipun orang itu mengaku muslim. Itulah sebabnya, waspada selalu mencarikan lembaga pendidikan untuk putra-putri kalian, termasuk lembaga kursus sekalipun. Istikhorohlah! Karena di era neoliberalisme sekarang ini semua dipaksa harus dapat menghasilkan profit, meski dalam penyebaran agama. Dengan dalih "hidup tidak ada yang gratis"."
قال الشيخ لفاف خن:
"سَلِّمِ النَّفْسَ عَلَى اللهِ إِيَاهُ مَعَ الْيَقِيْنِ بِجَمِيْعِ نَوَاحِى خَيْرِهِ. لِأَنَّ مَا يُسَلِّمُ الْمَرْأَ حُسْنُ خَاتِمَتِهِ أَوْ سُوْءُ خَاتِمَتِهِ فَهَلْ يُحَسِّنُ الظَّنَّ بِاللهِ أَوْ يَسِيْءُ الظَّنَّ إِلَيْهِ. فَالْأَنَ تَذْهِبِ الرِّيَاءَ وَالْعُجُوْبَ وَالْكِبْرَ وَالطَّمَاعَ. وَاعْلَمْ أَنَّ أَخْلَاقَ الْإِسْلَامِ لَا يُذْرَى فِي قَلْبِ مَنْ يَمْلِكُ وَاحِدًا مِنْ هَؤُلَاءِ الْأَربَعِ وَلَوْ كَانَ يُقِرُّ مُسْلِمًا. وَلِذَالِكَ أُحْذُرُوْا إِذَا كُنْتُمْ تَطْلُبُوْنَ مُؤَسَّسَةَ التَّرْبِيَةِ وَمُؤَسَّسَةَ دَوْرَةِ دُرُوْسٍ أَيْضًا لِأَوْلَادِكُمْ. وَاسْتَخِيْرُوْا! لِأَنَّ فِي زَمَانِ حُرِّيَّةٍ جَدِيْدٍ هَذِهِ كُلُّ شَيْءٍ إِكْرَاهٌ لِيُحَصِّلَ رَبْحًا وَلَوْ فِي إِفْشَاءِ الدِّيْنِ بِحُجَّةٍ "الْحَيَاةُ لَمْ يَكُنْ فِيْهِ مَجَّانٌ"."
Pendidikan Kebat Kliwat lan Drawasi
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Setiap orang memiliki cara sendiri-sendiri untuk berkehidupan di dunia ini. Namun, tidak akan mampu menemukan yang dicari apabila manusia itu tidak mengikuti wahyu yang dipandukan olehNYA, melalui orang-orang yang sudah dipilihNYA. Pendidikan yang terjadi di negeri ini sudah kebat kliwat lan drawasi. Sehingga sejatinya banyak orang yang sudah merasa terdidik, namun hatinya justru anomali. Karenanya hati orang-orang yang sudah dianggap terdidik itu tidak melekat rasa takut hanya kepada Alloh. Inilah yang menurut Ibunda kami dikatakan, "Nggudak ucèng kélangan dèlèg"."
قال الشيخ لفاف خن:
"كُلُّ مَنْ يَمْلِكُ الْكَيْفِيَّةَ لَهُ لِيَعِيْشَ فِي الدُّنْيَا. لَكِنَّهُ لَنْ يَسْتَطِيْعَ أَنْ يَجِدَ الْمَطْلُوْبَ إِذَا كَانَ لَا يَتَّبِعُ الْوَحْيَ الَّذِي يُرْشِدُهُ اللهُ بِالَّذِيْنَ خُيِّرُوْا لَهُ. وَالتَّرْبِيَّةُ فِي هَذَا الْبَلَدِ قَدْ سَرَعَتْ وَلَكِنَّهَا لَا ضَبْطًا وَمُضِرًّا. حَتَّى شَعَرَ أَكْثَرُ مَنْ مَرْبُوْبًا وَقَلْبُهُ شُذُوْذٌ. لِأَنَّهُ لَا يَلْصِقُ عَلَى التُّقَى إِلَى اللهِ إِيَّاهُ. وَهَذَا كَمَا قَالَتْ أُمُّنَا: يُطَارِدُ الْأَصْغَرَ وَيَضِيْعُ الْأَكْبَرَ."
Dalam Genggaman Takdir
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
Apabila manusia mau mengenal dirinya tidak akan berani menyalahkan orang lain. Sebab setiap manusia yang hidup di dunia semua dalam genggaman takdir yang sudah jadi. Maka setiap sunnatulloh yang terjadi merupakan bagian dari pembelajaran sifat supaya umat manusia yakin terhadap keserba-baikan Alloh.”
قال الشيخ لفاف خن:
"إِنْ كَانَ النَّاسُ يُرِيْدُ أَنْ يَعْرِفَ نَفْسَهُ فَلَا يَشْجَعْ لِيُخَطِّعَ الْأَخَرَ. لِأَنَّ كُلَّ مَنْ يَعِيْشُ فِي الدُّنْيَا مَقْبُوْضٌ عَلَى التَّقْدِيْرِ الَّذِي قُدِرَ. فَفِي كُلِّ سُنَّةِ اللهِ كَانَتْ قَسْمًا مِنْ تَدْرِيْسِ الصِّفَةِ لِيَكُوْنُ مُؤْمِنًا بِجَمِيْعِ نَوَاحِى خَيْرِ اللهِ."
Kebagusan dalam Setiap Takdir
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
Hidup di dunia ya seperti ini. Tidak perlu bersesak dada. Alloh sudah menetapkan yang bagus di dalam setiap takdir. Sebagai manusia tinggal menerima secara syukur atau kufur, silakan. Jangan dekte Alloh. Jelas itu dosa. Puaslah terhadap setiap takdir yang diterima. Teruslah belAJAR dari manusia lain yang memiliki takdirnya sendiri. Hanya orang sombong yang tidak mau mengAJAR, belAJAR, di tempat pembelAJARan, dan selalu éling lan éngèt maring Gusti Alloh (dzikrulloh). Ingat, dunia ini terkutuk menurut Rosululloh saw. Jangan ikuti manusia yang tidak memiliki akhlak dan ilmu. Ia akan menyusahkan hati dan merusak pikiran. Karena ia tidak takut kepada Alloh. Tinggalkan orang yang tidak ada ilmu atas qur'an, hadis, ijma', dan qiyas. Karena akan membuatmu bimbang dan melemahkan tauhid serta agama. Jangan bangga karena seruan selalu mustajabah. Sebaliknya, sedihlah jika hidup dikaruniai serba mudah. Syirik sangat dekat dengan kemudahan. Hiduplah biasa-biasa saja. Ikuti setiap langkah yang sudah ditetapkan atas takdir. Teruslah berpikir dan bertindak secara positif. Jangan menyerah dari masalah. Namun, tangkap masalah itu sebagai peluang untuk hidup berfaedah. Ubah masalah menjadi faedah. Ubah nalar pikir. Ubah perilaku. Maka, berubah hidup menjadi lebih berarti. Siapa yang tidak paham fikih, sulit ia paham agama. Siapa yang tidak paham agama, sangat sulit mencintai negaranya. Cinta terhadap negaranya adalah wujud syukur kepada Alloh. Siapa tidak mencintai negaranya berarti ada tanda kelainan jiwa. Sebab, orang yang tidak syukur kepadaNYA adalah bukti jika dirinya mengalami kelainan jiwa (bocor alus). Waspadai diri sendiri. tidak usah menuding orang lain untuk disalahkan. Ingat, mengAJAR yang sulit itu mengAJAR diri sendiri. Menaklukkan musuh yang berat adalah musuh yang terdapat di dalam diri sendiri. Tidak ada peperangan yang terbesar kecuali perang terhadap diri sendiri. Tidak ada peperangan yang berkelanjutan melainkan peperangan terhadap diri sendiri.”
قال الشيخ لفاف خن:
"الْحَيَاةُ فِي الدُّنْيَا كَهَذَا. لَا تَحْتَاجُ ضَيِّقَ الصَّدْرِ. وَاللهُ قَدْ قَدَّرَ الْحَسَنَةَ فِي كُلِّ تَقْدِيْرِهِ. وَلِلنَّاسِ أَنْ يَقْبَلَهُ بِالشُّكْرِ أَوِ الْكُفْرِ, تَفَضَّلْ. لَا تُمْلِإِ اللهَ. وَظَهَرَ ذَنْبُهُ. وَارْضَ بِكُلِّ تَقْدِيْرٍ مَقْبُوْلٍ. وَاسْتَقِمِ التَّعْلِيْمَ مِنَ الْأَخَرِ الَّذِي يَمْلِكُ تَقْدِيْرًا لِكُلِّهِ. وَالْمُسْتَكْبِرُ إِيَّاهُ الَّذِي لَمْ يُرِدْ أَنْ يُعَلِّمَ وَيَدْرُسَ فِي مَجْلِيْسِ التَّدْرِيْسِ وَلَمْ يَذْكُرِ اللهَ بِدَوَامٍ. أَلَا, إِنَّ الدُّنْيَا مَلْعُوْنٌ عِنْدَ رَسُوْلِ اللهِ صلى الله عليه وسلم. لَا تَتَّبِعِ النَّاسَ الَّذِي لَمْ يَمْلِكِ الْأَخْلَاقَ وَالْعِلْمَ. وَهُوَ يُعَسِّرُ الْقَلْبَ وَيُفْسِدُ الْفِكْرَ. لِأَنَّهُ لَمْ يَتَّقِ اللهَ. وَاتْرُكْ مَنْ لَمْ يَكُنْ فِيْهِ الْعِلْمُ عَلَى الْقُرْأَنِ وَالسُّنَّةِ وَالْإِجْمَاعِ وَالْقِيَاسِ. لِأَنَّهُ يَجْعَلُكَ الرَّيْبَ وَيُضَعِّفُ التَّوْحِيْدَ وَالدِّيْنَ. وَلَا تُعَجِّبْ لِدُعَاءٍ مُسْتَجَاتَةٍ. بَلِ احْزَنْ إِذَا رُزِقْتَ حَيَاةً يَسِيْرَةً كُلَّهَا. وَالشِّرْكُ قَرِيْبٌ مِنَ الْيَسِيْرَةِ. عِسْ كَمَا كُنْتَ. وَاتَّبِعْ كُلَّ خُطْوَةٍ الَّتِي قُدِرَتْ عَلَى التَّقْدِيْرِ. وَافْكُرْ وَاعْمَلْ حَسَنَةً وَلَا تَيْئَسْ عَنِ الْمَسْأَلَةِ. وَخُذْهَا فُرْصَةً لِحَيَاةٍ مُفِيْدٍ. وَتَغَيَّرِ الْمَسْأَلَةَ الْمُفِيْدَةَ. وتَغَيَّرِ الْفِكْرَ وَالْعَمَلَ. فَتَغَيَّرَتْ حَيَاةٌ أَفْضَلًا. مَنْ لَمْ يَفْهَمِ الْفِقْهَ فَيَعْسُرُ لَهُ لِتَفْهِيْمِ الدِّيْنِ. وَمَنْ لَمْ يَفْهَمِ الدِّيْنَ فَيَعْسُرُ لَهُ لِحُبِّ بَلَدِهِ. وَالْحُبُّ عَلَى بَلَدِهِ شُكْرٌ عَلَى اللهِ. مَنْ لَا يُحِبُّ بَلَدِهِ عَلَمَاتٌ لِمُخَالَفَةِ النَّفْسِ. لِأَنَّ مَنْ لَمْ يَشْكُرْ إِلَيْهِ دَلِيْلٌ لِمُخَالَفَةِ نَفْسِهِ. وَاحْذُرِ النَّفْسَ. وَلَا تُشِرِ الْأَخَرَ لِتُخَطِّئَهُ. أَلَا إِنَّ الْعُسْرِ أَنْ تُعَلِّمََ نَفْسَكَ. وَإِنَّ الثَّقَلَ أَنْ تُغَلِّبَ الْعَدُوَّ الَّذِي كَانَ فِي النَّفْسِ. لَا غَزْوَ الْأَكْبَرَ إِلَّا الْغَازُ بِالنَّفْسِ. وَلَا غَزْوَ الدَّوَامَ إِلَّا الْغَازُ بِالنَّفْسِ."
Adanya Potensi Baik & Buruk
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
Apabila setiap manusia sadar jika di dalam dirinya memiliki potensi baik buruk. Niscaya ia akan terus-menerus melakukan kebaikan. Sebab melakukan keburukan jelas merugikan hidupnya untuk hari ini dan di masa mendatang. Jangan pernah mencaci orang-orang yang kelihatannya melakukan keburukan. Karena setiap manusia tidak memahami takdir yang sedang berjalan pada makhluk yang sudah diciptakan. Jangan pernah memuji orang yang tampaknya melakukan kebaikan. Karena yang memahami setiap perbuatan para hamba hanya Alloh. Marilah berebut salah di kehidupan ini, azzamnya dikaruniai andap-asor lan welas-asih tatkala menjalani takdir. Jauh dari sifat dan sikap berebut benar lantaran sombong dan pamer supaya populer bahwa diri atau kelompoknya yang paling benar. Mulai sekarang tanamkan #BudayaMalu™ dalam hidup ini. Supaya iman kita mampu menerbangkan keyakinan kita bahwa Alloh memiliki keserba-baikan yang mutlak. Sehingga diri kita dikaruniai terus-menerus menghamba hanya kepada Alloh seraya terus-menerus tidak menyekutukanNYA.”
قال الشيخ لفاف خن:
"إِذَا أَحَسَّ كُّلُّ الْإِنْسَانِ عَلَى كَوْنِ فُرْصَةِ الْحَسَنَةِ وَالسَّيِّئَةِ فِي نَفْسِهِ فَيَعْمَلُ الْحَسَنَةَ بِالدَّوَامِ. لِأَنَّ تَعْمَالَ السَّيِّئَةِ تُخَسِّرُ حَيَاتَهُ الْأَنَ وَفِي الْمُسْتَقْبَلِ. وَلَا اشْتُمِ الْمَرْأَ الَّذِي ظَاهِرُهُ يَعْمَلُ السَّيِّئَةَ. لِأَنَّ فِي كُلِّ الْإِنْسَانِ لَا يَفْهَمُ التَّقْدِيْرَ الَّذِي يَكُوْنُ فِي الْمَخْلُوْقِ خُلِقَ. وَلَا تُحْمَدِ الْمَرْأَ الَّذِي ظَاهِرُهُ يَعْمَلُ الْحَسَنَةَ. لِأَنَّ مَنِ الَّذِي يَفْهَمُ كُلَّ عَمَلِ الْعِبَادِ اللهُ إِيَّاهُ. حَيَّنَا نَتَخَاطَفُوْا الْخَطَأَ فِ الْحَيَاةِ. وَالْعَزَمُ لِنُرْزِقَ التَّوَضُّعَ وَالرَّحْمَةَ إِذَا فَعَلْنَا التَّقْدِيْرَ وَنُبَعَّدُ عَنِ الصِّفَةِ وَالْأَفْعَالِ تَخَاطَفُوْا الصَّحِيْحَ بِالْكِبْرِ وَالرِّيَاءِ لِلسُّمْعَةِ أَنَّ نَفْسَنَا أَوْ فَاكِهَتَنَا أَصَحُّ. وَالْأَنَ, ذُرُّوْا ثَقَافَةَ الْحَيَاءِ فِي الْحَيَاةِ. لِيُطِيْرَ إِيْمَانُنَا يَقِيْنَنَا أَنَّ اللهَ يَمْلِكُ جَمِيْعَ نَوَاحِى الْخَيْرِ مُطْلَقًا. حَتَّى رُزِقْنَا أَنْ نَّعْبُدَ اللهَ إِيَّاهُ مَعَ أَنْ لَا نُشْرِكَ بِهِ عَلَى الدَّوَامِ."
Kerugian yang Nyata
Asy-Syaikh Laffaf Khon berkata:
"Orang merasa rugi ketika tidak punya guru ngAJI dan tidak pernah nyantri setelah kedatangan maut, juga setelah di alam barzah. Tidak percaya? Silakan mati duluan, jika salah silakan balik ke dunia jika mampu."
قال الشيخ لفاف خن:

"الْمَرْأُ يَشْعُرُ خُسْرًا إِنْ لَمْ يَمْلِكْ مُرْشِدَ التَّعْلِيْمِ وَلَمْ يَكُنْ وَرِعًا بَعْدَ الْمَوْتِ وَبَعْدَهُ فِي الْبَرْزَخِ. أَوَلَمْ تُؤْمِنْ؟ تَفَضَّلْ أَنْ تَمُوْتَ أَوَّلًا, إِنْ كَانَ ذَالِكَ خَطَئًا فَارْجِعْ إِلَى الدُّنْيَا إِنْ تَسْتَطِيْعَ."